JMK Oxfam Respons Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis SEROJA

JMK Oxfam Respons Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis SEROJA

JMK | 2021 | Bena- Bencana alam yang terjadi  di sejumlah wilayah Kabupaten Kupang, kota Kupang, TTS mengakibatkan banyak rumah warga hingga fasilitas pubilik mengalami kerusakan. 

Hal ini diakibatkan oleh Banjir bandang yang terjadi di Kab. Kupang dan TTS serta Angin Puting Beliung yang terjadi di Kota Kupang Dan sekitar wilayah kabupaten Kupang. 

Sementara kejadian serupa juga terjadi di beberapa kabupaten yang terdampak Siklon Tropis SEROJA yakni, Malaka Kab Rote Ndao, Sabu Rai jua, Sumba Timur, Lembata dan Flores Timur. 

Duka yang mendalam menyelimuti Propinsi Nusa Tenggara Timur dikarenakan jumlah korban jiwa yang cukup besar. Ditambah lagi sejumlah ternak, rumah, hingga harta benda lainnyapun lenyap seketika dilahap Siklon Tropis Seroja.

Kondisi ini menyebabkan pemerintah Nusa Tenggara Timur Menetapkan NTT Berada Dalam status Tanggap Darurat pada tanggal 6 April 2021 melalui surat keputusan No. 118/KEP/HK/2021. Status Ini diharapkan dapat mempercepat Proses pemulihan wilayah-wilayah terdampak bencana Di NTT.

Bencana tersebut membuat sejumlah pihak melakukan  tanggap darurat di NTT, mulai dari Pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha, saling bahu membahu mengatasi tanggap darurat di wilayahnya maupun di luar wilayahnya. 

Jajaring Mitra Kemanusiaan (JMK) bersama Oxfam dan Taman Baca Mawar Saron melaksanakan respons tanggap darurat dengan melakukan beberapa program di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan Kab Timor Tengah Selatan. 

Alves Lopo sebagai Kordinator lapangan JMK Pada aksi tanggap darurat tersebut mengatakan bahwa kerja bencana adalah kerja bersama, saling mendukung, menguatkan dan memeberi Solusi yang positif. 

JMK sendiri telah sedikit berkontribusi melalui aksi tanggap darurat yang dilakukan pada 9 April 2021. Berdasarkan jenis Bencana di lokasi tersebut yakni Banjir bandang pada tanggal 4- 5 April 2021 yang menimpah rumah warga, dan hewan peliharaan  serta asset lainnya, sehingga bentuk tanggap darurat yang dilakukan JMK pun adalah memberi dukungan dalam bentuk Fiber dengan kapasitas 2.500 Liter sebanyak 2 Buah, ember Bak sebanyak 100 Buah dan paket  Hygiene kit sebanyak 62 buah, serta 10 buah kloset Portebel. 

Menurutnya dukungan ini hendaknya bermanfaat dan memberi kontribusi berarti bagi para warga yang sementara mengungsi, khususnya untuk Kesehatan dan Kebersihan.

Informasi terbaru yang diterima per tanggal 14/04/21, lokasi pengungsian masyarakat terdampak sebelumnya di Kantor Desa Bena dipindahkan ke Gereja Betel Toenunu Dusun Toenunu, sehingga 2 titik lokasi pengungsian saat ini Gereja Elim Panite dan Gereja Betel Toenunu.

Relawan CIS Timor