PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN INKLUSI DISABILITAS DALAM MANAJEMEN RISIKO BENCANA BERSPEKTIF PERUBAHAN IKLIM (CSDRM)

PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN INKLUSI DISABILITAS DALAM MANAJEMEN RISIKO BENCANA BERSPEKTIF PERUBAHAN IKLIM (CSDRM)

Selong (05/02), Lokalatih pengarusutamaan gender dan inklusi disabilitas dalam manajemen risiko bencana berspektif  perubahan iklim (CSDRM) yang terlaksana di Selong, Lombok Timur. Konsepsi NTB bersama mitra SAPDA Yogyakarta, melakukan kegiatan lokalatih tersebut dengan sasaran 30 orang yang berasal dari Tim Siaga Bencana Desa yang terdapat di Desa Sembalun Sumbung dan Sembalun Lawang. 

Kegiatan lokalatih ini dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas pengetahuan sasaran terkait dengan pengarusutamaan gender dan inklusi disabilitas dalam rangka manajemen risiko bencana yang berspektif perubahan iklim (CSDRM). Melalui kegiatan ini peserta mampu memiliki kepekaan terhadap hak-hak perempuan dan disabilitas bisa terpenuhi ketika terjadinya sebuah ancaman bencana. TSBD berperan dalam melibatkan perempuan dan para disabilitas untuk bisa berpartisipasi dalam menyusun dan hal-hal yang menyangkut pemenuhan kebutuhan perempuan dan disabilitas sesuai dengan kemampuannya menyangkut kebencanaan dan perubahan iklim. 

Proses lokalatih yang melibatkan TSBD ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran komunitas dalam rangka memberikan ruang partisipasi perempuan dan disabilitas dalam menyusun rencana kebutuhan sampai proses implementasi kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuannya dalam rangka menghadapi tantangan perubahan iklim. Kegiatan ini berjalan dengan sangat interaktif karena melalui proses diskusi dan juga didukung dengan sesi permainan dalam rangka melihat sejauh mana pemahaman peserta terkait isu gender dan disabilitas. 

 #CSDRM #ICDRC #OXFAM #KONSEPSI #SAPDA #LOMBOKNTB