ICDRC_ "Perempuan dan UMKM Tangguh Bencana" Sesi Dialog RRI Pro 2 Mataram, Radio Tanggap Bencana

ICDRC_ "Perempuan dan UMKM Tangguh Bencana" Sesi Dialog RRI Pro 2 Mataram, Radio Tanggap Bencana

KONSEPSI, 21 Januari 2020. 

Dialog RRI Pro 2 Mataram Radio Tanggap Bencana dengan tema "Perempuan dan UMKM Tangguh Bencana"

Hadir sebagai Narasumber dalam acara tersebut Syaeun mewakili perempuan tangguh Desa Sembalun Bumbung dan Nasri Thamrin mewakili Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI). Acara yang dikemas dalam bentuk dialog interaktif tersebut membahas kiprah KONSEPSI dalam mendampingi dan mendorong lahirnya perempuan dan UMKM tangguh bencana di Kawasan Sembalun Kab. Lombok Timur dan kondisi/praktek - praktek perempuan tangguh di lapangan. 

Dalam dialog tersebut KONSEPSI memaparkan tentang konsep Perempuan Tangguh dan UMKM Tangguh Bencana, yang mana hal tersebut adalah kondisi dimana perempuan dan pelaku UMKM siap/ menyiapkan diri dan kelompok/komunitas menghadapi bencana. Kondisi ini ditandai dengan adanya kesiapsiagaan masyarakat sebelum terjadinya bencana, kemampuan bertahan dan beradaptasi pada saat bencana dan kemampuan untuk pulih dengan lebih cepat dan lebih baik. Untuk mendorong ketiga hal tersebut KONSEPSI bersama masyarakat di desa Sembalun Lawang dan Bumbung telah melaksanakan berbagai pelatihan seperti identifikasi kearifan local untuk mengetahui tanda-tanda akan terjadinya bencana banjir, pelatihan analisa dampak bencana terhadap UMKM, pelatihan penilaian kerentanan dan analisa resiko dll. Semua itu untuk membekali masyarakat agar mampu mencapai kondisi ideal tersebut.

Sementara itu, di sisi praktek lapangan terkait apa dan bagaimana peran perempuan tangguh, menurut Saeun bahwa lahirnya Perempuan Tangguh dan UMKM Tangguh tidak bisa lepas dari  keseriusan KONSEPSI dalam mendampingi dan membina masyarakat khususnya di desa Sembalun Lawang dan Bumbung.  Dalam paparannya Syaeun mengatakan “Sebenarnya perempuan Tangguh dan UMKM Tangguh itu bukan hanya saya, akan tetapi masih banyak perempuan-perempuan lain di desanya yang juga tangguh tergabung dalam Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) yang juga diketuai oleh seorang perempuan”. Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam kondisi bencana terlebih pada saat gempa 2018, TSBD inilah yang banyak berperan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Terkait dengan UMKM Tangguh saat ini kelompok perempuan pelaku UMKM di Sembalun sudah bisa melakukan inovasi berbagai produk olahan hasil pertanian setempat.